Zainuddin Fanani, Top CEO BUMD 2017, Pernah Digaji Rp 86.000 per Bulan

  27-02-2019   |     Asbanda   Facebook   Twitter


Zainuddin Fanani, Top CEO BUMD 2017, Pernah Digaji Rp 86.000 per Bulan

Terpilih menjadi TOP CEO BUMD 2017 merupakan kebanggaan tersendiri bagi Direktur Utama BPD Kaltim atau Bankaltim Zainuddin Fanani, jajaran manajemen, maupun nasabah. Ini sebagai pembuktian kualitas dan kapabilitas secara nasional.

Berawal dari kasir. Itu 36 tahun silam di Kota Tenggarong, setelah enam bulan job training di BPD Kaltim di Samarinda. Ketika itu tugas kasir menghitung uang secara manual. Tidak ada komputer. “Gaji pertama saya saat itu sebesar Rp 86.000,” kenang Dirut Bankaltim Zainuddin Fanani sembari tertawa.

Cukup lama ia ditugaskan di ibukota Kabupaten Kukar itu. Selama 10 tahun. Menjadi kasir sekaligus merangkap pengawasan kredit dan menagih utang.

“Pernah saya ditipu oleh nasabah. Saya mendatangi rumahnya terus-menerus tapi tidak bertemu. Padahal orangnya ada di kamar rumahnya dan pura-pura sakit,” tuturnya.

Setelah itu, Zainuddin dimutasi ke Kabupaten Bulungan (masih bergabung dengan Kaltim). Di sana, ia dipercaya menjadi pimpinan kantor cabang pembantu. Itu merupakan kantor cabang pembantu yang pertama di Kaltim. Di sana ia berdinas sembilan tahun, hingga status kantor tersebut naik kelas menjadi kantor cabang.

Dari Bulungan, ia digeser ke Bontang. Kali ini hanya setahun tiga bulan berdinas. Meski sangat singkat, Zainuddin berhasil membangun kemitraan bisnis dengan PT Pupuk Kaltim (PKT). Maklum, di Bontang ketika itu kredit karyawan melalui koperasinya cukup besar.

Setelah itu dipindahkan ke Grogot, Pasir. Di sana mengabdilah ia selama lima tahun. Cukup lama malang-melintang, akhirnya 2004 ia ditarik ke kantor pusat di Samarinda untuk menjadi pemimpin divisi umum dan sumberdaya manusia. Tak lama, Zainuddin dipromosi menjabat Direktur Kepatuhan selama empat tahun, lalu menjabat Direktur Utama.

“Sekarang periode terakhir. Mudah-mudahan 2019 selesai,” tambahnya.

Mengabdi selama 36 tahun pasti sangat kaya pengalaman. Zainuddin pun mempelajari sekaligus merancang banyak hal untuk pengembangan korporat, pemegang saham, dan kesejahteraan karyawan.

Salah satunya melalui meaning statement BPD Kaltim “Mengabdi untuk Kesejahteraan Bersama”. “Mengabdi itu diambil dari Al Quran, Surat Adz-dzariyat ayat 56. Ini kemudian dibahas bersama secara komprehensif lalu diterapkan. Jadi intinya bekerja harus dilandasi dengan keikhlasan,” tuturnya.

Konsep ini pula, menurut Zainuddin, membuat karyawan teguh hati saat ditempatkan di pedalaman. Walau kemudian tiap dua tahun dimutasi.

“Karyawan punya pengalaman jika bertugas di daerah. Bila mereka bekerja dengan ikhlas pasti tidak sakit hati. Apabila meaning statement kuat mereka pasti enjoy dalam bekerja. Jadi mereka mendapatkan kesejahteraan sekaligus pahala di kemudian hari. Prinsip inilah yang membuat kinerja Bankaltim terus bertumbuh,” ungkapnya.

Jadi sangatlah tepat jika Zainuddin terpilih sebagai pemenang Top CEO BUMD 2017.


Sumber: kaltim,.tribunnews.com

.

  Comments